Selasa, 27 Desember 2011

SENDIRI

Wahai Ilahi

coba kau katakan

saat cinta menyibak hati
kenapa tulusnya
tak teriring

hanya mampu
kuhayati

dalam dekapan
kesendirian
ABADI..

Wahai Ilahi

aku tak inginkan tujuh bidadari

hanya

cinta tulus disisi
sampai akhirnya,mati..

langkah kini berderak-derak

kunikmati rhitmenya
mengatur
namun sendu..

apa kumakan saja
pasta gigi itu

biar terasa panasnya
memudarkan
patah hati kerana cinta..

atau ku lari saja
ke atas bukit-bukit tinggi

lalu

teriakan

aku muaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkk..

aku jengaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh..

aku bosaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnn..

TUHANKU
aku bosan dengan semuanya

aku jengah saat
cinta terus dan terus
menyayat hati..

inginku redam

tapi aku sadar
cinta itu bukan meriam,

yang menggelegar
saat ditengah
perang..

ku artikan cinta itu satu

hanya tulus
dan apa adanya..

Minggu, 25 Desember 2011

MARIJUANA

Awan disana
mulai tak terlihat

samar pandangku
terasa gelap

fikirku

itu belum seberapa,
masih ada keluh
meradang didalam jiwa..

haha..

aku mulai tertawa

aku lepas

aku terbebas

dari beban
setelah kuhisap
daunmu yang hijau,

aroma kian mewangi
membawa aku terbang
ciumi harum wangi syurga

entah apa yang kau buat
padaku

sampai-sampai terlena
menghujam kesetiap gerak tubuh

mencaci sel-sel
sebabkan aku grogi

dan lagi

mataku mulai terhimpit
mengecil,
tertawai mereka diantara
ucapan pendengki..

melayang-layang imaji

menembus awan,
diliputi rasa ingin terbang
seraya ikuti khayal sebuah bayang..

hisap tinggal kuhisap

kurus tinggal kumengurus

hanya untuk saat ini
lenyapkanlah dulu bebanku,

seiring kubakar
harum tubuhmu...

Minggu, 18 Desember 2011

surat buat mamah

sedikit surat ku tulis untukmu

tuk hilangkan
sebentuk rasa rindu

aku disini menunggu
kabarmu

yang kunanti
di celah mimpi-mimpiku..

andai bisa ku tepis
waktu

agar kau
tak cepat berlalu

diantara hati
yang piatu..

kasih sayang lembut

tak hentinya menyelimuti aku

usapanmu

tawarkan tidur lelapku
penuh kenyamanan..

beribu sesalku
16-januari-2009
kau hembuskan nafas

tentu untuk yang terakhir

tak ada kata
perpisahan

hanya tuturmu
adik kecilku kau titipkan..

jika harus
kukatakan
ingin aku menangis di pelukan

ungkapkan,
keras kehidupan

yang tak kunjung berkesudahan..

kini kerinduan
tinggal kerinduan

hanyalah do'a
yang bisa kusampaikan

tak usah kau
menangis dengan keadaanku
sekarang

teruslah berjalanmm
menuju tempat kedamaian