Awan disana
mulai tak terlihat
samar pandangku
terasa gelap
fikirku
itu belum seberapa,
masih ada keluh
meradang didalam jiwa..
haha..
aku mulai tertawa
aku lepas
aku terbebas
dari beban
setelah kuhisap
daunmu yang hijau,
aroma kian mewangi
membawa aku terbang
ciumi harum wangi syurga
entah apa yang kau buat
padaku
sampai-sampai terlena
menghujam kesetiap gerak tubuh
mencaci sel-sel
sebabkan aku grogi
dan lagi
mataku mulai terhimpit
mengecil,
tertawai mereka diantara
ucapan pendengki..
melayang-layang imaji
menembus awan,
diliputi rasa ingin terbang
seraya ikuti khayal sebuah bayang..
hisap tinggal kuhisap
kurus tinggal kumengurus
hanya untuk saat ini
lenyapkanlah dulu bebanku,
seiring kubakar
harum tubuhmu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar