coba kau katakan
saat cinta menyibak hati
kenapa tulusnya
tak teriring
hanya mampu
kuhayati
dalam dekapan
kesendirian
ABADI..
Wahai Ilahi
aku tak inginkan tujuh bidadari
hanya
cinta tulus disisi
sampai akhirnya,mati..
langkah kini berderak-derak
kunikmati rhitmenya
mengatur
namun sendu..
apa kumakan saja
pasta gigi itu
biar terasa panasnya
memudarkan
patah hati kerana cinta..
atau ku lari saja
ke atas bukit-bukit tinggi
lalu
teriakan
aku muaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkk..
aku jengaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh..
aku bosaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnn..
TUHANKU
aku bosan dengan semuanya
aku jengah saat
cinta terus dan terus
menyayat hati..
inginku redam
tapi aku sadar
cinta itu bukan meriam,
yang menggelegar
saat ditengah
perang..
ku artikan cinta itu satu
hanya tulus
dan apa adanya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar